Teman IELTS

Tentang

Latihan IELTS yang menjelaskan alasannya.

Teman IELTS lahir dari satu keluhan sederhana: latihan IELTS mandiri gampang, tapi tahu apakah tulisanmu sudah band 6 atau band 7 nyaris mustahil tanpa orang yang menilainya.

Masalahnya

Soal latihan IELTS berlimpah di internet. Yang langka adalah koreksi. Untuk Writing dan Speaking, kamu bisa berlatih berbulan-bulan tanpa pernah tahu letak kesalahanmu — dan les privat dengan tutor bersertifikat harganya jauh di atas jangkauan sebagian besar orang yang butuh skor IELTS untuk beasiswa atau kerja.

Yang dilakukan aplikasi ini

Kamu mengerjakan latihan, AI menilainya per kriteria resmi IELTS — Task Response, Coherence and Cohesion, Lexical Resource, Grammatical Range and Accuracy — lalu menjelaskan kenapa skornya segitu dan apa yang harus diperbaiki. Bukan cuma angka.

  • Empat skill — Writing, Speaking, Reading, dan Listening, masing-masing dengan soal yang bisa dibuat baru sekali klik.
  • Mock test dengan timer yang berjalan seperti ujian asli.
  • Kosakata berjadwal — kata dari kesalahanmu sendiri, diulang memakai algoritma SM-2.
  • Latihan parafrase dan frasa untuk keluar dari kalimat yang itu-itu saja.
  • Panduan strategi per skill dan rencana belajar yang mengikuti progresmu.

Apa batasnya

Perlu jujur soal ini: skor dari AI adalah estimasi. Selisih setengah sampai satu band dari examiner manusia adalah hal biasa, dan soal yang dibuat AI sesekali meleset dari standar Cambridge. Aplikasi ini bagus untuk latihan rutin, menemukan pola kesalahan, dan melihat arah progres — bukan untuk memastikan kamu sudah siap ujian. Rinciannya ada di Ketentuan Layanan.

Kenapa gratis

Karena tujuannya memang bukan jualan. Aplikasi ini dibangun sebagai proyek pribadi, dan biayanya ditekan habis-habisan supaya bisa tetap gratis: model AI jalur gratis, soal yang sudah dibuat dipakai bersama lewat bank soal, dan kuota harian per pengguna supaya satu orang tidak menghabiskan jatah semua orang. Tidak ada iklan, tidak ada langganan, dan datamu tidak dijual.

Siapa yang membuat

Dibangun sendirian oleh Muhammad Ihza Muttaqien, dari Indonesia, untuk orang Indonesia yang sedang mengejar skor IELTS — dari rancangan produk, antarmuka, sampai seluruh backend dan integrasi AI-nya. Antarmukanya berbahasa Indonesia karena menjelaskan kesalahan berbahasa Inggris dalam bahasa Inggris adalah cara tercepat kehilangan setengah pembacanya.

Profil lain: github.com.

Kontak

Masukan, laporan bug, atau soal latihan yang terasa keliru — semuanya diterima di halo@temanielts.com. Aplikasi ini masih beta, dan laporan dari pemakainya adalah cara tercepat ia membaik.